You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Logo Desa Tangguntiti
Logo Desa Tangguntiti
Desa Tangguntiti

Kec. Selemadeg Timur, Kab. Tabanan, Provinsi Bali

Selamat datang di Website Resmi Desa Tangguntiti Kecamatan Selamadeg Timur Kabupaten Tabanan

Sejarah Desa

Administrator 01 Januari 2020 Dibaca 805 Kali

Berdirinya Desa Tangguntiti, yang didirikan oleh Nenek Moyang Desa ini diperkirakan tidak lama setelah Bedahulu ditakhlukan oleh Maja Pahit.
Abad ke-14 masehi yang berkuasa di Bali adalah keterunan raja-raja Majapahit yang pusatnya setelah Samplangan ( Gianyar ) Gelgel ( Klungkung ) adalah dengan rajanya bergelar Dewa Agung Pecahan Dewa Agung itu disebut para ngakan ( Pungakan Dewa Agung ) yang berkuasa di Desa Tangguntiti ini.

Adapun pusat Pemerintahan para ngakan itu diperkirakan dilokasi sawah yang saat ini disebut Uma Jero ( sawah bekas kerajaan puri )
Diceritakan bahwa Nenek Moyang penghuni Desa Tangguntiti sekarang adalah Perti Sentana dari Ki Pasek Tohjiwa yang sebelumnya bertempat di Desa Pangkung Tibah yang selanjutnya kesah mencari tempat pemukiman baru ke arah barat.

Perjalanan dari Pangkung Tibah ( Kecamatan Kediri ) ke lokasi yang menjadi lokasi Desa Tangguntiti sekarang. Saat ini dianggap sangat jauh, jauhnya lokasi ini karena masih hutan belantara, banyak sungai, jurang dan tebing. Para leluhur Desa Tangguntiti berusaha mencari lokasi ini dengan berjalan kaki, untuk menyebrangi jurang sungai dan tebing mereka membuat sejumlah jembatan ( titi=bahasa bali ).

Setelah sampai dilokasi ini rupanya karena ada suangai hoo yang cukup besar maka jembatan inilah yang mereka buat terakhir. Ujung jembatan yang menyebrangi sungai hoo ini menyentuh Desa yang menjadi lokasi Desa. Mengingat Desa ini terletak diujung jembatan ( Tanggun Titi = Bahasa Bali ) maka desa ini disebut Desa Tangguntiti yang terletak diujung jembatan ( ujung titi )

Para penguasa sebelumnya di Desa ini yakni para Ngakan merasa tidak senang dengan pendatang baru. Maka terjadilah pertempuran anatara kedua kelompok itu menyebabkan penguasa lama lari ketegalan bagian barat dan bersembunyi disana itulah sebabnya desa itu disebutkan desa Tegal mengkeb ( Tegalan tempat bersembunyi ).

Akhirnya penguasa yang bersembunyi itu lari sampai ke jelijih ( sebelah barat Megati )
Desa Tangguntiti sebelumnya mewilayahi sampai dengan Desa Beraban dan Desa Tegal Mengkeb, yang selanjutnya berkembang mekar menjadi dua desa ( Tangguntiti dan Beraban ) kemudian berkembang lagi pada tahun 1984 menjadi 3 ( tiga ) buah Desa yaitu :
a. Desa Beraban
b. Desa Tegalmengkeb
c. Desa Tangguntiti.

Para Nenek Moyang Desa Tangguntiti untuk daerah bagian selatan mendapat perlawanan yang sangat gigih, mengingat kuatnya perlawanan maka mereka memerlukan bantuan dari desa Beraban Kediri sehingga bangian selatan Desa Tangguntiti disebut Desa Beraban.

Desa Tangguntiti, waktu dulu memang mewilayahi sampai ke Pantai selatan dan disana ada sebuah pura yang disebut Pura Semlulungan, batas baratnya adalah Dusun Klecung didirikan Pura Gebang Gading, batas Utaranya Pura Bedugul Gede Aseman IV, batas Timurnya Pura Dalem Gede Desa Tangguntiti dengan pusatnya Pura Puseh di Desa Tangguntiti.

Wilayah Desa Tangguntiti ada tujuh buah Pura, dua buah Pura lagi adalah Pura Sadha,di Desa Tangguntiti dan Pura Ulun Suwi di Subak Lanyah, Ketujuh pura itu adalah tanggungan para penghuni Desa Tangguntiti yang asal katanya : Tanggungan Astiti yang dimaksudkan adalah tanggungan para penyembah di wilayah ini.

Setelah pemekaran Desa Tahun 1984, Desa Tangguntiti hanya mencangkup enam Banjar Dinas, keenam buah banjar dinas itu yang merupakan satu Desa Dinas, Namun salah satu dari keenam Banjar Dinas itu yang telah mekar adalah: Banjar Dinas Temukuaya yang dulunya menjadi satu dengan Temukuaya Pondok dan sekarang telah mekar menjadi Banjar Dinas Pondok Mekar sehingga menjadilah 7 ( tujuh ) Banjar Dinas.

Adapun bentangan Nama-nama Br. Dinas di Wilayah Desa Tangguntiti dari utara ke Selatan adalah sebagai berikut:
1. Br. Dinas Batanbuah
2. Br. Dinas Temukuaya
3. Br. Dinas Pondok Mekar
4. Br. Dinas Kebon
5. Br. Dinas Nyampuan
6. Br. Dinas Tangguntiti
7. Br. Dinas Jakatebel

Demikian secara singkat yang dapat kami uraikan serta Profil Photo Grafi bentangan Wilayah Desa Tangguntiti dalam pemetaan wilayah Desa.

Bagikan Artikel Ini
Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image

APBD 2026 Pelaksanaan

Pendapatan
Rp 105.844.531,72 Rp 1.507.056.000,00
7.02%
Belanja
Rp 137.558.301,00 Rp 1.559.180.702,16
8.82%
Pembiayaan
Rp 0,00 Rp 52.124.702,16
0%

APBD 2026 Pendapatan

Hasil Usaha Desa
Rp 0,00 Rp 31.200.000,00
0%
Dana Desa
Rp 0,00 Rp 284.448.000,00
0%
Bagi Hasil Pajak Dan Retribusi
Rp 0,00 Rp 312.843.000,00
0%
Alokasi Dana Desa
Rp 105.800.000,00 Rp 635.365.000,00
16.65%
Bantuan Keuangan Provinsi
Rp 0,00 Rp 100.800.000,00
0%
Bantuan Keuangan Kabupaten/Kota
Rp 0,00 Rp 137.400.000,00
0%
Bunga Bank
Rp 44.531,72 Rp 5.000.000,00
0.89%

APBD 2026 Pembelanjaan

Bidang Penyelenggaran Pemerintahan Desa
Rp 126.820.801,00 Rp 1.086.857.433,16
11.67%
Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa
Rp 10.737.500,00 Rp 334.860.000,00
3.21%
Bidang Pembinaan Kemasyarakatan Desa
Rp 0,00 Rp 107.470.000,00
0%
Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa
Rp 0,00 Rp 17.900.000,00
0%
Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak Desa
Rp 0,00 Rp 12.093.269,00
0%